Kawin gantung merupakan bentuk simbol budaya Karo untuk menghilangkan malapetaka,maka tidak heran pernikahan adat seprti ini acap dilakukan masyarakat Karo, Sumatra Utara. Dalam bahasa adat hal ini dinamakan Impal, yakni saudara sepupu lelaki berhak atas saudara sepupu perempuan. Kawin gantung berbeda dengan pernikahan pada umumnya, yakni si pengantin tidak boleh “campur” atau melakukan hubungan intim layaknya suami-istri. Kalau mereka mau “campur” berarti harus melakukan pernikahan secara resmi dan menunggu keduanya dewasa. Kalau setelah dewasa kedua pasangan yang sudah melakukan kawin gantung merasa tidak berjodoh, tidak apa-apa. Namun ada konsekuensi yang harus dijalankan yaitu pihak perempuan harus membayar mahar dua kali lipat kepada pihak lelaki. Selain itu, sebelum menikah dengan lelaki lain pihak perempuan harus izin dahulu kepada saudara sepupunya. Seperti kisah di Binjai, Sumatra Utara. Karena alasan sakit-sakitan sebut saja EP balita tiga tahun dinikahkan dengan sepupunya sebut saja RG (17). Orang tua mereka percaya pernikahan yang disebut kawin gantung dapat mendatangkan rezeki. Bagi sebagian besar masyarakat pernikahan balita berumur tiga tahun pasti tidak lazim. Orang tua EP memang mempunyai alasan khusus saat menikahkan putrinya yang masih sangat-sangat dibawah umur. Dua faktor yang melatarbelakangi adalah masalah kesehatan dan ekonomi. Sejak dilahirkan di Binjai pada 11 Januari 2007, kondisi kesehatan EP kurang baik. Setiap hari ada saja penyakit yang dideritanya, mulai panas tinggi, pilek, kepala selalu gatal-gatal, hingga tidak enak badan. Berulang kali orang tua EP membawa ke orang pintar untuk berobat, tapi tidak ada hasil. Kadang sekarang sembuh, besok penyakitnya datang lagi. Hal ini membuat orang tua EP putus asa. Terlebih bisnis jual beli kelapa sawit mereka pun tidak memberikan keuntungan menggembirakan. Ia pun berunding dengan sang istri tentang kondisi ini. Sang istri menyarankan agar mendiskusikan masalah ini dengan saudara-saudara yang dituakan. Hasilnya kedua orang tua EP disuruh melaksanakan kawin gantung untuk putrinya tersebut. Tujuannya agar kesehatan EP dan bisnis keluarga tidak tersendat lagi.(andes;sekar)